KPPU Dorong Pasar Tradisional Menjadi Garda Depan

KPPU Dorong Pasar Tradisional Menjadi Garda DepanKepala Kantor Wilayah IV KPPU, Dendy R. Sutrisno (tengah) saat berada di Kantor Harian Jogja, Rabu (24/7)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
25 Juli 2019 06:22 WIB Yusuf Waluyo Jati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah IV mendorong pasar tradisional di Jogja menjadi garda depan mengawal program stabilisasi harga. Guna mencapai hal tersebut, diperlukan data yang jelas mengenai kebutuhan pokok yang masuk ke pasar.

Kepala Kantor Wilayah IV KPPU, Dendy R. Sutrisno mengambil contoh saat ini tidak ada data berapa ayam yang masuk Beringharjo. Padahal barang setiap hari masuk, semisal mau menghitung lebih rigid dapat diketahui detail angkanya. Dengan begitu nantinya tidak ada lagi ditemui lagi kasus peternak over supply. Karena itu, dia mengajak peternak rakyat mengubah pola.

“Pasar yang diawasi tiga ini [Beringharjo, Kranggan, dan Demangan] bisa menjadi pilot project. Bikin pasar tradisional menjadi garda stabilisasi harga,” ucap Dendy di Griya Harian Jogja, Rabu (24/7).

Selain itu, Dendy juga menyingung tentang keberadaan ritel modern. Menurut dia, hingga saat ini belum ada kota yang memiliki aturan dan konsep yang jelas soal toko berjejaring. Ketika hal ini dibiarkan, hal yang mungkin terjadi adalah jumlah toko berjejaring bertumbuh sedangkan pasar tradisional sebagai wujud kearifan lokal berkurang. Baik dari sisi jumlah maupun sekadar luas pasar.

“Di Prancis, terakhir saya ke sana 2016. Tidak ada Carrefour di perkotaan, adanya justru di perbatasan dan bentuknya  Carrefour Express. Konsep-konsep seperti ini bisa menjadi bahan pertimbangan,” ujarnya.

Selain dari sisi aturan toko berjejaring, dia juga mendorong pengembangan pasar tradisional bukan sebatas revitalisasi. Dendy justru menilai seharusnya pembangunan pasar tradisional harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kearifan lokal tiap daerah. Namun, hal utama yang perlu diperhatikan pasar tradisional ialah keberadaan pasar yang bersih dan aman.