BPKH dan Komisi VIII DPR RI Menyalurkan Bantuan Kemaslahatan Umat

BPKH dan Komisi VIII DPR RI Menyalurkan Bantuan Kemaslahatan UmatDirektur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad (keempat dari kanan) menyerahkan kenang-kenangan ke Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ihsan Yunus (keempat dari kiri) di Kantor Bank BPD DIY, Selasa (21/7/2020). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
21 Juli 2020 18:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com JOGJA—Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Komisi VIII DPR RI menyalurkan bantuan dari dana kemaslahatan umat, di Kantor Bank BPD DIY, Selasa (21/7/2020).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ihsan Yunus mengatakan dana kemaslahatan umat yang bersumber dari pengelolaan dana haji, selama setahun terkumpul sebanyak Rp185 miliar. Saat ini dana tersebut ada yang sudah disalurkan dan ada yang proses penyaluran.

“Selama pandemi Covid-19, BPKH paling awal menyalurkan bantuan Rp50 miliar. Diharapkan bisa jadi pemancing agar yang lain ikut membantu. Ini di DIY kembali menyalurkan bantuan, untuk membantu umat yang memang terkena dampak Covid-19,” kata Ihsan saat ditemui di sela-sela kegiatan, Selasa.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu memaparkan sejumlah bantuan yang diberikan untuk wilayah DIY di antaranya 1.750 paket sembako, bantuan 4.000 APD untuk RS Akademik UGM, bantuan dua sekolah Islam dan pondok pesantren, bantuan sapi sedekah Iduladha, dan bantuan tunai kepada dai, imam, khatib, maupun guru mengaji.

Pada kesempatan tersebut Anggito juga memuji Bank BPD DIY atas kinerja unit usaha syariah yang menjadi salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). “Bank BPD DIY ini termasuk yang paling sehat,” ujar Anggito.

Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan Bank BPD DIY berusaha memegang kepercayaan sebagai BPS BPIH sejak 2018. “Waktu itu memegang pasar terbesar untuk masyarakat yang mau haji, ini sempat berhenti, kami kejar lagi,” kata Santoso.

“Saat ini kami juga tengah berdiskusi dengan BPKH, bagaimana Bank BPD DIY akan mencoba inisiasi dengan BPKH dengan kredit murah, akan buat dana bergulir, sehingga lebih produktif untuk pemulihan pasca Covid-19,” ucap dia.

Bupati Sleman, Sri Purnomo yang juga hadir dalam penyerahan ini menyampaikan ucapan terima kasih dengan bantuan yang telah diberikan. “Berbagai upaya juga coba dilakukan oleh Pemkab Sleman untuk menangani dampak Covid-19, termasuk dalam pemulihan ekonomi,” ucap dia.