Advertisement

Tarif Hotel di Jogja Mahal, GIPI DIY: Jadilah Tuan Rumah yang Baik

Herlambang Jati Kusumo
Kamis, 05 Mei 2022 - 21:17 WIB
Arief Junianto
Tarif Hotel di Jogja Mahal, GIPI DIY: Jadilah Tuan Rumah yang Baik Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Tarif hotel di DIY naik gila-gilaan selama libur Lebaran. Kenaikan tarif hotel yang dipatok pada Online Travel Agent (OTA) bahkan bisa mencapai 70%. Meski menilai wajar, Gabungan Industri Pariwisata (GIPI) DIY mengaku hanya bisa memberikan imbauan secara internal, agar tidak terlalu tinggi mematok harga.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie mengaku hanya bisa memberikan imbauan secara internal agar tidak harga yang dipasang tidak terlalu tinggi.

BACA JUGA: Beredar Info Lowongan Kerja Telkom Akses, Telkom: Itu Hoaks

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Harus bisa menjadi tuan rumah yang bertanggung jawab, menjaga kenyamanan wisatawan. Untuk kontrol lapangan memang sulit. Tata niaga bisnis belum ada regulasi, membatasi bintang lima harga tertinggi sekian, ambang terendah sekian belum ada. Jadi kami hanya mengimbau,” ucap Bobby.

Dia menjelaskan hotel menggunakan beberapa pertimbangan saat menentukan harga kamar. Salah satunya pertimbangan waktu atau momen, seperti saat weekday, weekend, dan long weekend. Selain itu lokasi dan ketersediaan kamar juga menjadi pertimbangan menentukan harga.

“Saat ini memang naik, secara umum kenaikan 50-70 persen dari harga saat pandemi. Berbeda-beda di ring 1, 2 dan 3. Hotel menggunakan dynamic rate, pagi, siang, berapa persen keterisian kamar, bisa terjadi perubahan harga. Termasuk di layanan online travel, hotel sendiri yang mengatur naik turunnya,” ucap Bobby.

Bobby mengatakan pada masa peak season ini memang ada kenaikan harga. Namun, jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19, harga yang ada saat ini masih lebih rendah.

Kondisi kemampuan pasar menjadi pertimbangannya. “Bisa diambil perbandingan pada saat sebelum pandemi, atau 2019 harga hotel bintang 1-2 minimal Rp1 juta pada saat peak season. Sementara saat ini masih banyak yang ada di kisaran Rp650.000 – Rp700.000,” ujarnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

2 Tahun Vakum, Sultan Jogja Kembali Bagikan Udhik-Udhik untuk Warga

Jogja
| Jum'at, 30 September 2022, 16:07 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement