Advertisement
2 Pekan Sebelum Iduladha, Harga Daging Sapi Merangkak Naik
Ilustrasi daging merah - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang Hari Raya Iduladha harga daging sapi di pasar mulai merangkak naik.
Pedagang daging sapi di Pasar Beringharjo, Waltiyem mengatakan kenaikan harga daging terjadi sejak Minggu (14/7) yang lalu, dan sudah diumumkan secara resmi. Waltiyem menuturkan edaran dari Persatuan Pengusaha Daging Sapi Segoroyoso (PPDSS), Pleret, Bantul menyatakan daging sapi murni mengalami kenaikan Rp5.000/kilogram (kg). “Mengalami kenaikan ada dua kualitas. Untuk kualitas satu Rp125.000/kg dan kualitas duanya menjadi Rp115.000/kg. Memang selalu naik kalau mau kurban,” kata Waltiyem, Sabtu (27/7).
Advertisement
Saat menjelang kurban dikatakannya penjualan akan menurun hingga 10 hari setelah kurban. “Ini sudah mulai sepi jualannya sampai setelah kurban biasanya sepi, tetapi ya tetap jualan. Kalau sepi seperti ini laku 1,5 kuintal paling sehari. Kalau pas ramai ya dua kuintal lebih,” ujarnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan harga daging di pasaran cenderung stabil saat ini. “Kalau daging harga masih stabil, yang merangkak naik harga sapi hidup,” ucapnya.
BACA JUGA
Berdasarkan pantauan harga, harga daging sapi di pasar Rp115.000/kg-Rp120.000/kg. Ia mengatakan dimungkinkan harga akan cenderung turun, lantaran pembeli akan berkurang karena mendapat daging gratis.
Saat disinggung terkait dengan kesehatan daging di pasar, dia menyatakan tak dapat berkomentar banyak. Sebab hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Pertanian (Distan) DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Kapanewon di Bantul Mulai Siaga Hadapi Kemarau Panjang dan Kekeringan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








