Advertisement
Cadangan Devisa Merosot Rp21,9 Triliun
Karyawan menghitung uang dolar Amerika Serikat (AS) di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (22/7/2020). JIBI/Bisnis Indonesia - Eusebio Chrysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Cadangan devisa Indonesia merosot lagi sebesar Rp21 Triliun pada Oktober 2020.
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2020 tercatat senilai US$133,7 miliar.
Advertisement
Meskipun menurun dibandingkan dengan posisi akhir September 2020, yang senilai US$135,2 miliar, Bank Indonesia menyatakan posisi itu tetap tinggi.
Nilai cadangan devisa pada Oktober 2020 lebih rendah US$1,5 miliar dibandingkan bulan sebelumnya atau sekitar Rp21,9 triliun dengan asumsi nilai tukar Rp14.600 per dolar AS.
Sebelumnya, pada September cadangan devisa turun hingga US$1,8 miliar atau sekitar Rp26,6 triliun jika dibandingkan dengan Agustus 2020 yang sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, yang tercatat sebesar US$137,0 miliar.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,7 bulan impor atau 9,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan Bank Sentral menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
"Penurunan cadangan devisa pada Oktober 2020 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2020).
Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Pemkab Sleman Luncurkan e-Kalurahan, Awasi Transaksi Desa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Melonjak
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
- Konsumsi Dex Series di Jateng-DIY Naik 35,6 Persen Saat Nataru 2026
- Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
- 75 Persen Tiket Nataru Dibeli Lewat Access by KAI
Advertisement
Advertisement




